MMSMKN1AA

MEDIA TRANSMISI

Posted on: Juli 28, 2011

Media transmisi dikelompokkan menjadi 2 bagian:

1. Kabel (Wired)

a. Twisted pair
Kabel twisted-pair memiliki beberapa jenis utama yaitu shielded (berselimut) biasa disebut STP dan unshielded (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP.
v Unshielded twisted pair (UTP)
UTP dibagi juga dalam beberapa jenis yakni:
— Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
— Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
— Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
— Category 4 : mampu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
— Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.

Kabel ini memiliki empat macam kabel di dalam jaket pelindungnya. Tiap pasang berjalinan dengan nomor pasangan yang berbeda per incinya untuk mengurangi interferensi dari pasangan lain dan peralatan-peralatan elektronik lainnya.

Tipe Penyambungan UTP
* STRAIGHT-THROUGH (Koneksi antara NIC-Hub/Switch)

* CROSS-OVER (Koneksi antara Hub-Hub, Switch-Switch, NIC-NIC)

v STP (Shielded twisted pair )

Shielded twisted pair (STP) sesuai untuk lingkungan dengan interferensi listrik; meskipun ekstra pilinan akan membuat kabel menjadi cukup besar. Shielded twisted pair biasa digunakan pada jaringan yang menggunakan topologi Token ring.

b. Kabel Koaksial

Kabel koaksial memiliki konduktor tembaga tunggal pada pusatnya.

• Lapisan plastik menyediakan insulasi antara konduktor pusat dan jalinan metal di sekelilingnya.
• Jalinan metal memblokir berbagai interferensi luar dari fluorosensi cahaya, motor, dan komputer-komputer lain.
Konektor Kabel Coaxial
Konektor yang digunakan bersama kabel koaksial adalah konektor Bayone-Neil- Concelman (BNC).Adapter-adapter dengan tipe berbeda tersedia untuk konektor BNC, termasuk konektor T, konektor barrel, dan terminator.Konektor pada kabel merupakan titik terlemah di jaringan.

c. FIBER OPTIK
Kabel fiber optic merupakan media network medium yang mampu digunakan untuk transmisi – transmisi modulasi. Fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi.

— Jaket insulasi luar terbuat dari Teflon atau PVC
— Kevlar fiber berfungsi untuk menguatkan kabel dan mengamankan dari kepatahan
— Pelindung plastik digunakan untuk memberi bantalan pada pusat fiber
— Pusat (inti) terbuat dari fiber glass atau plastik.

Keuntungan Fiber Optik
— Kecepatan
Jaringan – jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi.
— Bandwidth
Fiber optic mampu membawa paket – paket dengan kapasitas besar.
— Distance
Sinyal – sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.
— Resistance
Daya tahan kuat terhadap impas elektronmagnetik yang dihasilkan perangkat – perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel – kabel transmisi lain di sekelilingnya.
— Maintenance
Kabel – kabel fiber optic memakan biaya perawatan relatif murah.

Perbandingan UTP, STP, Coaxial, dan Fiber Optik.

2. Tanpa Kabel(Wireless)
Ø Microwave
Ø Satelit Microwave
Ø Radio
Ø Infrared

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: